Jumat, 11 November 2016

Perkembangan Penduduk Indonesia


A.   Landasan Perkembangan Penduduk Indonesia
Sebelum masuk kemateri Landasan perkembangan penduduk indonesia, pengertian penduduk sendiri adalah semua orang yang berdomisili di wilayah geografis Indonesia selama enam bulan atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari enam bulan tetapi bertujuan menetap. Pertumbuhan penduduk diakibatkan oleh tiga komponen yaitu: fertilitas, mortalitas dan migrasi.

1. Fertilitas (Kelahiran)
Fertilitas sebagai istilah demografi diartikan sebagai hasil reproduksi yang nyata dari seorang wanita atau sekelompok wanita. Dengan kata lain fertilitas ini menyangkut banyaknya bayi yang lahir hidup. Natalitas mempunyai arti yang sama dengan fertilitas hanya berbeda ruang lingkupnya. Fertilitas menyangkut peranan kelahiran pada perubahan penduduk sedangkan natalitas mencakup peranan kelahiran pada perubahan penduduk dan reproduksi manusia.

2. Mortalitas (Kematian)
Mortalitas atau kematian merupakan salah satu di antara tiga komponen demografi yang dapat mempengaruhi perubahan penduduk. Informasi tentang kematian penting, tidak saja bagi pemerintah melainkan juga bagi  pihak swasta, yang terutama
berkecimpung dalam bidang ekonomi dan kesehatan. Mati adalah keadaan menghilangnya semua tanda – tanda kehidupan secara permanen, yang bisa terjadi setiap saat setelah kelahiran hidup.

3. Migrasi
Migrasi merupakan salah satu faktor dasar yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk. Peninjauan migrasi secara regional sangat penting untuk ditelaah secara khusus mengingat adanya densitas (kepadatan) dan distribusi penduduk yang tidak merata, adanya faktor – faktor pendorong dan penarik bagi orang – orang untuk melakukan migrasi, di pihak lain, komunikasi termasuk transportasi semakin lancar.




B.      Pertambahan Penduduk dan Lingkungan Pemukiman

Tingkat pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali telah mengakibatkan munculnya kawasan-kawasan permukiman kumuh dan squatter (permukiman liar). Untuk mencapai upaya penanganan yang berkelanjutan tersebut, diperlukan penajaman tentang kriteria permukiman kumuh dan squatter dengan memperhatikan kondisi sosial ekonomi masyarakat serta lingkungannya. Pemahaman yang komprehensif kriteria tersebut akan memudahkan perumusan kebijakan penanganan serta penentuan indikator keberhasilannya.

                Rumah pada hakekatnya merupakan kebutuhan dasar (basic needs) manusia selain sandang dan pangan, juga pendidikan dan kesehatan. Oleh karena itu maka dalam upaya penyediaan perumahan lengkap dengan sarana dan prasarana permukimannya, semestinya tidak sekedar untuk mencapai target secara kuantitatif (baca: banyaknya rumah yang tersedia), semata-mata, melainkan harus dibarengi pula dengan pencapaian sasaran secara kualitatif (baca: mutu dan kualitas rumah sebagai hunian), karena berkaitan langsung dengan harkat dan martabat manusia selaku pemakai. Artinya bahwa pemenuhan kebutuhan akan perumahan dan permukiman yang layak, akan dapat meningkatkan kualitas kehidupan dan kesejahteraan masyarakat. Bahkan di dalam masyarakat Indonesia perumahan merupakan pencerminan dan pengejawatahan dari diri pribadi manusia, baik secara perorangan maupun dalam satu kesatuan dan kebersamaan dalam lingkungan alamnya.

 Ujung dari semua ledakan penduduk itu adalah kerusakan lingkungan dengan segala dampka ikutannya seperti menurunnya kualitas pemukiman dan lahan yang ditelantarkan, serta hilangnya fungsi ruang terbuka. Dampak lonjakan populasi bagi lingkungan sebenarnya tidak sederhana. Persoalannya rumit mengingat persoalan terkait dengan manusia dan lingkungan hidup. Butuh kesadaran besar bagi tiap warga negara, khusunya pasangan yang baru menikah, untuk merencanakan jumlah anak.

C.      Pertumbuhan Penduduk dan Tingkat Pendidikan

Suatu wilayah dengan pertambahan penduduk yang pesat dapat menyebabkan masalah- masalah pendidikan, pengangguran, kesenjangan sosial dan masalah-masalah lainnya. Dengan jumlah penduduk yang besar maka fasilitas-fasilitas sosial, pendidikan dan pekerjaan juga ikut meningkat. Jika penduduk di suatu kota yang padat tidak terpenuhi fasilitas pendidikannya maka akan menyebabkan penurunan tingkat pendidikan wilayah tersebut. Tingkat pendidikan yang rendah dapat menyebabkan pengangguran sehingga dampak pada tingkat perekonomian juga memburuk. Jika masalah ini terus diabaikan maka kemerosotan negara tidak dapat dihindari. Tingkat pendidikan yang buruk dapat menyebabkan anak-anak mengalami depresi. Hal ini memicu terjadinya pekerjaan-pekerjaan yang tidak layak dilakukan oleh anak-anak di bawah umur. Bahkan dampak lain dari masalah ini bisa menyebabkan tingkat tindakan kriminal yang dilakukan anak-anak meningkat.

            Generasi muda dan anak-anak yang cerdas adalah kunci kemajuan suatu negara. Jika masa kanak-kanak mereka diisi dengan hal-hal negatif maka jalan menuju kesuksesan bangsa akan semakin jauh. Penduduk merupakan pelaku pembangunan. Maka kualitas penduduk yang tinggi akan lebih menunjang laju pembangunan ekonomi. Usaha yang dapat dilakukan adalah meningkatkan kualitas penduduk melalui fasilitas pendidikan, perluasan lapangan pekerjaan dan penundaan usia kawin pertama. Di negara-negara yang anggaran pendidikannya rendah, biasanya menunjukkan angka kelahiran yang tinggi. Tidak hanya persediaan dana yang kurang, tetapi komposisi usia secara piramida pada penduduk yang berkembang dengan cepat juga berakibat bahwa rasio antara guru yang terlatih dan jumlah anak usia sekolah akan terus berkurang.

          Negara Indonesia merupakan negara yang sedang berkembang sehingga untuk melaksanakan pembangunan dalam segala bidang belum dapat berjalan dengan cepat, karena kekurangan modal maupun tenaga tenaga ahli/ terdidik, Akibatnya fasilitas secara kualitatif dalam bidang pendidikan masih terbatas. Pertambahan penduduk yang cepat, lepas daripada pengaruhnya terhadap kualitas dan kuantitas pendidikan, cenderung untuk menghambat perimbangan pendidikan. Kekurangan fasilitas pendidikan menghambat program persamaan atau perimbangan antara pedesaan dan kota, dan antara bagian masyarakat yang kaya dan miskin. Oleh karena itu, masyarakat dalam mencapai pendidikan yang tinggi masih sedikit sekali. Hal ini disebabkan karena :

a.    Tingkat kesadaran masyarakat untuk bersekolah rendah.
b.    Besarnya anak usia sekolah yang tidak seimbang dengan penyediaan sarana pendidikan.
c.    Pendapatan perkapita penduduk di Indonesia rendah sehingga belum dapat memenuhi Kebutuhan hidup primer, dan untuk biaya sekolah.

Dampak yang ditimbulkan dari rendahnya tingkat pendidikan terhadap pembangunan adalah:

1.    Rendahnya penguasaan teknologi maju, sehingga harus mendatangkan tenaga ahli dari negara maju. Keadaan ini sungguh ironis, di mana keadaan jumlah penduduk Indonesia besar, tetapi tidak mampu mencukupi kebutuhan tenaga ahli yang sangat diperlukan dalam pembangunan.
2.    Rendahnya tingkat pendidikan mengakibatkan sulitnya masyarakat menerima hal-hal yang baru. Hal ini nampak dengan ketidak mampuan masyarakat merawat hasil pembangunan secara benar, sehingga banyak fasilitas umum yang rusak karena ketidakmampuan masyarakat memperlakukan secara tepat. Kenyataan seperti ini apabila terus dibiarkan akan menghambat jalannya pembangunan.

     Pengaruh daripada dinamika penduduk terhadap pendidikan juga dirasakan pada keluarga. Penelitian yang dilakukan pada beberapa negara dengan latar belakang budaya yang berlainan menunjukkan bahwa jika digabungkan dengan kemiskinan, keluarga dengan jumlah anak banyak dan jarak kehamilan yang dekat, menghambat perkembangan berfikir anak-anak, berbicara dan kemauannya, di samping kesehatan dan perkembangan fisiknya. Kesulitan orang tua dalam membiayai anak-anak yang banyak, lebih mempersulit masalah ini. Helen Callaway, seorang ahli antropologi Amerika yang mempelajari masyarakat buta huruf, menyimpulkan bahwa perkembangan ekonomi dan perluasan pendidikan dasar telah memperluas jurang pemisah antara pria dan wanita. Hampir di mana – mana pria diberikan prioritas untuk pendidikan umum dan latihan – latihan teknis. Mereka adalah orang – orang yang mampu menghadapi tantangan – tantangan dalam dunia. Sebaliknya pengetahuan dunia di tekan secara tajam pada tingkat yang terbawah.

            Pengaruh daripada dinamika penduduk terhadap pendidikan juga dirasakan pada keluarga. Penelitian yang dilakukan pada beberapa negara dengan latar belakang budaya yang berlainan menunjukkan bahwa jika digabungkan dengan kemiskinan, keluarga dengan jumlah anak banyak dan jarak kehamilan yang dekat, menghambat perkembangan berfikir anak – anak, berbicara dan kemauannya, di samping kesehatan dan perkembangan fisiknya. Kesulitan orang tua dalam membiayai anak – anak yang banyak, lebih mempersulit masalah ini padahal tingkat pendidikan sangat siperlukan sebagai alat menyampaikan informasi kepada manusia tentang perlunya perubahan dan untuk merangsang penerimaan gagasan – gagasan baru.

D.      Perumbuhan Penduduk dan Penyakit Yang Berkaitan Dengan Lingkungan Hidup

Seiring dengan bertambahnya penduduk Indonesia maka negeri ini akan banyak menghadapi masalah, seperti : tata ruang kota yang jelek, sanitasi air limbah rumah tangga semakin parah, dan banyak bermunculan penyakit – penyakit. Wilayah kawasan kumuh menurut Bank Dunia (1999) merupakan bagian yang terabaikan dalam pembangunan perkotaan. Hal ini ditunjukkan dengan kondisi sosial demografis di kawasan kumuh seperti kepadatan penduduk yang tinggi, kondisi lingkungan yang tidak layak huni dan tidak memenuhi syarat serta minimnya fasilitas pendidikan, kesehatan dan sarana prasarana sosial budaya. Tumbuhnya kawasan kumuh terjadi karena tidak terbendungnya arus urbanisasi. Di saat banjir, lingkungan yang kumuh sering terjangkit penyakit seperti : malaria, demam berdarah, gatal –gatal, penyakit kulit, dan sebagainya.

E.       Pertumbuhan Penduduk dan Kelaparan

Pertumbuhan penduduk adalah perubahan suatu wilayah yang dikarenakan bertambahnya angka kelahiran maupun berkurangnya jumlah penduduk yang dikarenakan angka kematian bertambah,perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lain atau ke tempat lain seperti migrasi,transmigrasi dab sebagainya. Jumlah penduduk disuatu wilayah saat ini sangat mencemaskan selain bertambahnya jumlah penduduk maka semakin sempit pula bagi mereka yang untuk mendapatka lapangan pekerjaan ataupun untuk mencari mata pencarian mereka untuk menjalani kebutuhan hidup,karena dapat menimbulkan angka kelaparan di bangsa ini akan bertambah yang disebabkan masalah tadi seperti sulitnya untuk berusaha mendapatkan kerja untuk mencukupi kebutuhan hidup karena semaki padatnya penduduk maka semakin sempit pula peluang mereka untuk mendapatkan kebutuhan yang mereka inginkan. Dari masalah tersebut maka angka kematian pun semakin bertambah,dan bisa merepotkan para pemerintah untuk menyensus penduduk yang bertempat tinggal,walaupun pemerintah sudah mencanangkan program untuk keluarga yang berencana tetapi sulit untuk bagi kita menjalankan perintah tersebut dikarenakan masalah ekonomi dan kebutuhan yang mendesak. Maka dari itu semoga pemerintah bisa lebih tegas lagi untuk menjalankan program tersebut di antaranya mencegah orang untuk bermigrasi,karena dengan migrasi banyak orang yang menganggur dan menyusahkan pemerintah untuk menyensus selain itu para migrasi yang tidak bekerja hanya menjadi pengemis jalanan yang menyebabkan kepadatan penduduk yang sia – sia dan menyebabkan banyak orang yang kelaparan yang bisa mengakibatkan kematian.



F.       Kemiskinan dan Keterbelakangan

Salah satu wabah penyakit yang melanda negara-negara yang sedang berkembang ialah kemiskinan dan keterbelakangan. Kemiskinan dan keterbelakangan adalah suatu penyakit, karena dalam kenyataannya dua hal itu melemahkan fisik dan mental manusia yang tentunya juga berdampak negative terhadap lingkungan. Kemiskinan dan keterbelakangan begitu erat kaitannya satu sama lain sehingga dapat dianggap sebagai satu pengertian, maka digunakan satu istilah saja, yaitu kemiskinan di mana sudah terkait pengertian keterbelakangan.
 Dampak kemiskinan terhadap orang-orang miskin sendiri dan terhadap lingkungannya, baik lingkungan social maupun lingkungan alam, dengan sendirinya sudah jelas negative. Orang miskin tidak mampu memenuhi kebutuhan gizi minimal bagi dirinya sendiri maupun bagi keluarganya. Dampak kemiskinan terhadap lingkungan social tampakmengalirnya penduduk ke kota-kota tanpa bekal pengetahuan apalagi bekal materi. Akibatnya antara lain ialah banyaknya tukang becak, pemungut punting, gelandangan, pengemis, dan sebagainnya yang menghuni kampung-kampung liar dan jorok di gubuk-gubuk reot yang tidak pantas didiami manusia. Sebab-sebab kemiskinan yang pokok bersumber dari empat hal, yaitu mentalitas si miskin itu sendiri, minimnya ketrampilan yang dimilikinya, ketidakmampuannya untuk memanfaatkan kesempatan-kesempatan yang disediakan, dan peningkatan jumlah penduduk yang relatif berlebihan.

 Kemiskinan dan keterbelakangan merupakan masalah global. Sebagian orang memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan,dll. Kemiskinan dipahami dalam berbagai cara.

Pemahaman utamanya mencakup:
a.  Gambaran kekurangan materi, yang biasanya mencakup kebutuhan pangan sehari-hari, sandang, perumahan, dan pelayanan kesehatan. Kemiskinan dalam arti ini dipsdfgeggahami sebagai situasi kelangkaan barang-barang dan pelayanan dasar.
b. Gambaran tentang kebutuhan sosial, termasuk keterkucilan sosial, ketergantungan, dan ketidakmampuan untuk berpartisipasi dalam masyarakat. Hal ini termasuk pendidikan dan informasi. Keterkucilan sosial biasanya dibedakan dari kemiskinan, karena hal ini mencakup masalah-masalah politik dan moral, dan tidak dibatasi pada bidang ekonomi.
c.  Gambaran tentang kurangnya penghasilan dan kekayaan yang memadai. Makna "memadai" di sini sangat berbeda-beda melintasi bagian-bagian politik dan ekonomi di seluruh dunia.

Kartasasmita mengatakan bahwa kemiskinan merupakan masalah dalam pembangunan yang ditandai dengan pengangguran dan keterbelakangan, yang kemudian meningkat menjadi ketimpangan. Masyarakat miskin pada umumnya lemah dalam kemampuan berusaha dan terbatas aksesnya kepada kegiatan ekonomi sehingga tertinggal jauh dari masyarakat lainnya yang mempunyai potensi lebih tinggi. Hal tersebut senada dengan yang dikatakan Friedmann yang mengatakan bahwa kemiskinan sebagai akibat dari ketidak-samaan kesempatan untuk mengakumulasi basis kekuatan sosial. Namun menurut Brendley, kemiskinan adalah ketidaksanggupan untuk mendapatkan barang-barang dan pelayanan-pelayanan yang memadai untuk memenuhi kebutuhan sosial yang terbatas. Hal ini diperkuat oleh Salim yang mengatakan bahwa kemiskinan biasanya dilukiskan sebagai kurangnya pendapatan untuk memperoleh kebutuhan hidup yang pokok. Sedangkan Lavitan mendefinisikan kemiskinan sebagai kekurangan barang-barang dan pelayanan yang dibutuhkan untuk mencapai suatu standar hidup yang layak.












Referensi :






Ilmu Teknologi Dan Pengetahuan Lingkungan


A.      Keberlanjutan Pembangunan
Ilmu alamiah atau sering disebut ilmu pengetahuan alam (natural science), merupakan pengetahuan yang mengkaji mengenai gejala-gejala dalam alam semesta, termasuk di muka bumi ini, sehingga terbentuk konsep dan prinsip. Ilmu alamiah dasar hanya mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang essensial saja. Pada pembahasan kali ini kami akan membahas ilmu alamiah dasar secara lebih spesisfik lagi, yaitu pembahasan mengenai ilmu pengetahuan alam dan teknologi.
PembangunanPerkembangan Teknologi mengakibatkan perubahan signifikan terhadap seluruh aspek kehidupan manusia. Perkembangan teknologi informasi meliputi perkembangan infrastruktur teknologi,  khususnya dalam bidang teknologi informasi, seperti  adanya hardware, software, teknologi penyimpanan data (storage), dan teknologi komunikasi (Laudon, 2006: 174). Perkembangan teknologi tidak hanya  mempengaruhi dunia bisnis, tetapi juga bidang-bidang lain, seperti kesehatan,pendidikan, pemerintahan, dan lain-lain. Tahun 1650 sampai dengan 1955 dinyatakan oleh Alvin Toffler sebagai era industri. Era ini dimulai dengan terjadinya revolusi industri, yaitu sejak  ditemukannya mesin-mesin industri. Tenaga kerja manusia di dalam pabrik mulai  diganti dengan mesin. Namun seiring dengan bergulirnya waktu, saat ini kita berada pada zaman Teknologi dan Informasi. Sebagai contoh, kini telah di temukan alat elektronik anti bakteri pda mesin cuci, lemari es dan pendingin ruangan yaitu dengan menggunakan teknologi nano.
Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bias kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Perkembangan teknologi memang sangat diperlukan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia.
Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun manusia tiudak bisa menipu diri sendiri akan kenyataan bahwa teknologi mendatangkan berbagai efek negatif bagi manusia. Oleh karena itu untuk mencegah atau mengurangi akibat negative kemajuan teknologi, pemerintah di suatu negara harus membuat peraturan peraturan atau melalui suatu konvensi internasional yang harus dipatuhi oleh pengguna teknologi.

B.      Mutu Lingkungan Hidup dan Resiko
Pengertian tentang mutu lingkungan sangatlah penting, karena merupakan dasar dan pedoman untuk mencapai tujuan pengelolaan lingkungan. Perbincangan tentang lingkungan pada dasarnya adalah perbincangan tentang mutu lingkungan. Mutu lingkungan hanyalah dikaitkan dengan masalah lingkungan misalnya pencemaran, erosi, dan banjir.

        Secara sederhana kualitas lingkungan hidup diartikan sebagai keadaan lingkungan yang dapat memberikan daya dukung yang optimal bagi kelangsungan hidup manusia di suatu wilayah. Kualitas lingkungan dicirikan antar lain dari suasana yang membuat orang betah tinggal di tempatnya sendiri.

        Secara alami, kehidupan ini memang merupakan hubungan yan terjadi timbal balik antara sumber daya manusia dan sumber daya alam. Faktor - faktor yang mem[pengaruhi dan menentukan perkembangan pembangunan adalah lingkungan sosial ( jumlah, kepadatan, persebaran, dan kualitas penduduk ), dan pengaruh kehidupan sosial budaya, ekonomi, politik, teknologi dan yang lainnya. Kualitas lingkungan hidup dibedakan berdasarkan :
1.       Lingkungan biofisik adalah lingkungan yang terdiri dari komponen biotik dan abiotik yang berhubungan dan mempengaruhi satu sama lain.
2.       Lingkungan sosial ekonomi adalah lingkungan manusia dalam hubungan dengan sesamanya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya
3.       Lingkungan budaya adalah segala kondisi, baik berupa materi maupun nonmateri yang dihasilkan oleh manusia melalui aktifitas dan kreatifitasnya.

C.      Kesadaran Lingkungan
Neolaka ( 1991 ), menyatakan bahwa kesadaran lingkungan adalah keadaan tergugahnya jiwa terhadap sesuatu, dalam hal ini lingkungan hidup, dan dapat terlihat pada prilaku dan tindakan masing - masing individu. Hussel yang dikutip Brawer ( 1986 ), menyatakan bahwa kesadaran adalah pikiran sadar yang mengatur akal, hidup wujud yang sadar, bagian dari sikap / perilaku, yang dilkukiskan sebagai gejala dalam alam dan harus dijelaskan berdasarkan prinsip sebab musebab. Tindakan sebab, pikiran inilah menggugah jiwa untuk membuat pilihan, misalnya memilih baik buruk, indah jelek.
        Buletin Para Navigator ( 1988 ), menyatakan bahwa kesadaan adalah modal utama bagi setiap orang yang ingin maju. Secara garis besar sadar itu dapat diukur dari beberapa aspek antara lain :
1.       Kemampuan membuka mata dan menafsirkan apa yang dilihat
2.       Kemampuan aktifitas
3.       Kemampuan berbicara
        Tujuan peningkatan kesadaran lingkungan ialah memasyarakatkan lingkungan hidup, jadi bukan sekedar menanamkan pengertian masyarakat kepada pemasalahannya saja. Membangkitkan partisipasu untuk ikut memelihara kelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup. Yang diperlukan adalah masyarakat yang aktif mengawasi lingkungan hidup, di samping menjaga lingkungan sendiri secara langsung.
        Peningkatan kesadaran sebagaimana juga semua usaha yang menyangkut lingkungan hidup harus berpacu dengan waktu sebab perusakan - perusakan masih terus berlanjut dan meningkat. Daya terbatas dan saran yang khusus ini tidak ada, usaha dilakukan melalui sarana informasi yang telah ada dan terutama diarahkan kepada lembaga - lembaga dan kelompok - kelompok masyarakat yang strategis.
        Usaha peningkatan kesadaran ini baru dimulai dan msih menghadapi berbagai kendala, umpamanya untuk mencapai petani miskin yang sering meruska lingkungan karena keadaan ekonominya. Identifikasi sasaran dan saluran yang lebih tapt dikalangan masyarakat, diharapkan bahwa usaha selanjutnya akan mampu menimbulkan proses penjalaran informasi yang cepat.

D.      Hubungan Lingkungan Dengan Pembangunan
Pembangunan dan lingkungan mempunyai hubungan yang erat saling terkait dan saling mempengaruhi satu sama lain. Pembangunan dalam hal ini berupa kegiatan usaha maupun kegiatan untuk hajat hidup orang banyak, membutuhkan faktor lingkungan baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial sebagai unsur produksi baik secara langsung maupun tidak langsung. Lingkungan alam menjadi pemasok sumberdaya alam yang akan diproses lebih lanjut guna memenuhi kebutuhan manusia, sedangkan lingkungan sosial menyediakan sumberdaya manusia sebagai pelaku pembangunan. Sebaliknya lingkungan membutuhkan pembangunan untuk bisa memberikan nilai guna atau manfaat yang dapat diukur secara ekonomi. Demikian pula lingkungan sosial juga membutuhkan pembangunan guna mendapatkan manfaat untuk kehidupan yang lebih baik. Kegiatan pembangunan yang menghasilkan berbagai produk baik barang dan jasa telah memberikan manfaat bagi kesejahteraan, kemudahan, dan kenyamanan bagi kehidupan manusia diberbagai bidang. Namun demikian, dalam kaitan dengan lingkungan alam, ancaman datang dari dua sumber yakni polusi dan deplesi sumberdaya alam. Polusi berkaitan dengan kontaminasi lingkungan oleh industri, sedangkan deplesi sumberdaya alam bersumber dari penggunaan sumber sumber yang terbatas jumlahnya.
    Pertumbuhan pembangunan di satu sisi akan memberikan kontribusi positif terhadap taraf hidup masyarakat. Namun di sisi lain akan berakibat menurunnya fungsi lingkungan. Alih fungsi lahan untuk pembangunan secara langsung akan mengurangi luas lahan hijau, baik lahan pertanian maupun kawasan hutan yang merupakan penghasil oksigen. Sementara meningkatnya pemakaian bahan bakar fosil sebagai sumber energi justru menyumbang gas karbon yang akhirnya berdampak pada perubahan iklim yang terjadi karena efek rumah kaca. Kontradiksi antara kepentingan pembangunan dan kepentingan pelestarian fungsi lingkungan ini memerlukan upaya dan langkah nyata agar keduanya dapat dilakukan secara seimbang dan harmonis, sesuai amanat pembangunan berkelanjutan yakni pembangunan dengan memperhatikan tiga pilar utama yakni ekonomi, lingkungan, dan sosial.
E.       Pencemaran Dan Perusakan Lingkungan Hidup Oleh Proses Pembangunan
Industri yang menggunakan teknologi untuk meningkatkan taraf hidup manusia akan memberikan dampak begatif pula berupa pencemaran dan kerusakan lingkungan. Unsur – unsur pokok yang diperlukan untuk kegiatan industri antara lain adalah sumber daya alam ( berupa bahan baku, energi dan air), sumberdaya manusia ( berupa tenaga kerja peda berbagai tingkatan pendidikan), serta peralatan.
    Kegiatan pembangunan industri yang melibatkan unsur – unsur tersebut dapat menimbulkan dampak negatif yang berupa :
1.       Pandangan yang kurang menyenangkan bagi wilayah industri.
2.       Penurunan niali tanah di sekitar industri bagi permukiman.
3.       Timbuk kebisingan oleh operasi peralatan.
4.       Bahan – bahan buangan yang dikeluarkan oleh industri dapat menggangu dan mengotori udara, air, dan tanah.
5.       Perpindahan penduduk yang menimbulkan dampak sosial.
6.       Hasil produksi industri dapat mempengaruhi pola hidup masyarakat.
7.       Timbulnya kecemburuan sosial.

Dampak tersebut sudah akan terjadi sejak perencanaan atau eksplorasi suatu industri, dan dapat terus berlanjut pada tahapan konstruksi maupun operasinya. Oleh karena itu pembangunan industri terutama pada awal perencanaan harus sudah memperhatikan faktor lingkungan, kita harus berprinsip mencegah lebih baik daripada menyembuhkan.
























Referensi :
https://zulharno.wordpress.com/2011/11/23/hubungan-lingkungan-dengan-pembangunan
https://fafa.blogspot.co.id/2014/04/hubungan-lingkungan-dan-pembangunan.html
https://ahmadharisandi7.wordpress.com/2015/11/20/ilmu-teknologi-dan-pengetahuan-lingkungan/
http://assidiqichywt.blogspot.co.id/2010/11/pencemaran-dan-perusakan-lingkungan.html
http://delianadestisera31.blogspot.co.id/2015/11/ilmu-teknologi-dan-pengetahuan.html





Selasa, 11 Oktober 2016

Sumber Daya Alam

Sumber Daya Alam



A. Pengertian Sumber Daya Alam

Sumber daya alam (biasa disingkat SDA) adalah segala sesuatu yang berasal dari alam yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.Yang tergolong di dalamnya tidak hanya komponen biotik, seperti hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme, tetapi juga komponen abiotik, seperti minyak bumi, gas alam, berbagai jenis logam, air, dan tanah.
Pada umumnya, sumber daya alam berdasarkan sifatnya dapat digolongkan menjadi SDA yang dapat diperbaharui dan SDA tak dapat diperbaharui. SDA yang dapat diperbaharui adalah kekayaan alam yang dapat terus ada selama penggunaannya tidak dieksploitasi berlebihan. Tumbuhan, hewan, mikroorganisme, sinar matahari, angin, dan air adalah beberapa contoh SDA terbaharukan. Walaupun jumlahnya sangat berlimpah di alam, penggunannya harus tetap dibatasi dan dijaga untuk dapat terus berkelanjutan. SDA tak dapat diperbaharui adalah SDA yang jumlahnya terbatas karena penggunaanya lebih cepat daripada proses pembentukannya dan apabila digunakan secara terus-menerus akan habis. Minyak bumi, emas, besi, dan berbagai bahan tambang lainnya pada umumnya memerlukan waktu dan proses yang sangat panjang untuk kembali terbentuk sehingga jumlahnya sangat terbatas.


B. SDA Yang Ada Di Indonesia

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki sumber daya alam yang cukup berlimpah. Hal ini di dukung juga dengan letak geografis Indonesia yang berada pada garis khatulistiwa sehingga menjadikan Indonesia negara tropis yang kaya akan sumber daya alam. berikut adalah 5 sumber daya alam yang berlimpah di indonesia :
  • Sumber Daya Laut      
Laut merupakan salah satu kekayaan yang dimiliki Indonesia. Dari laut kita dapat mengambil berbagai manfaat demi memenuhi kebutuhan hidup manusia.Mulai dari bahan konsumsi hingga menjadi tempat destinasi wisata. Indonesia terkenal dengan kekayaan dan keindahan bawah lautnya, sehingga banyak sekali investor dan wisatawan dunia yang tertarik datang ke negeri ini.
  • Sumber Daya Hutan
Indonesia dikenal sebagai paru-paru dunia. Karena di negeri tercinta kita ini masih banyak terdapat hutan. Hutan sangat berperan penting bagi kehidupan seluruh makhluk hidup di muka bumi ini.
Namun belakangan ini, ada oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab membakar hutan demi kepentingan bisnisnya sendiri. Hal ini sangat merugikan bangsa Indonesia terutama yang berada di daerah Sumatera dan Kalimantan.

  • Sumber Daya Air

Air di Indonesia dapat dibilang melimpah, walaupun di sebagian daerah masih banyak yang sering kekeringan. Selain udara, air juga merupakan sumber daya yang sangat dibutuhkan.

Selain untuk konsumsi, juga sebagai kebutuhan industri. Namun, dengan semakin banyaknya kawasan industri, membuat kualitas air menurun karena sudah banyak yang tercemar. Air juga merupakan sumber daya alam terbarukan, karena kita dapat mengolahnya kembali menjadi air bersih.


  • Sumber Daya Tanah

Tanah merupakan tempat dimana manusia melakukan berbagai aktivitasnya setiap hari. Mulai dari dijadikannya sebagai tempat tinggal, bercocok tanam, membangun jalan dan yang lainnya. Tanah juga dapat dijadikan sebagai bahan untuk mambangun sebuah bangunan, jalan dan lain-lain. Berdasarkan sifat batuan induknya, tanah di Indonesia dibedakan menjadi tiga bagian:
  • Tanah dengan Bahan Induk Vulkanik
Awal terbentuknya tanah ini yaitu ketika ada gunung berapi meletus. Benda-benda yang dikeluarkan ketika gunung berapi meletus disebut material vulaknik. Material inilah yang kemudian membentuk tanah setelah melalui proses yang panjang. Tanah ini sangat subur, sehingga cocok sekali untuk dijadikan lahan pertanian.
  • Tanah Tertier
Tanah tertier tidak terbentuk oleh material vulkanik. Tanah ini terletak di daerah sebelah timur Pegunungan Bukit Barisan, Bangka, Belitung, Kepulauan Riau, bagian utara Jawa Timur, bagian kecil dari Bali dan NTT, sebagian besar wilayah Sulawesi, Maluku, Kalimantan dan Papua.
  • Tanah Organik
Tanah organik atau biasa disebut tanah humus yaitu tanah yang terbentuk dari tumpukan sisa tumbuhan. Tanah organik juga lebih terkenal dengan sebutan tanah gambut. Tanah jenis ini biasa berada di rawa-rawa dan sepanjang pesisir pantai Kalimantan, Sumatera, muara Membramo dan sebelah utara Merauke.


  • Sumber Daya Udara

Udara memang tak kasatmata, tidak berasa dan tidak berbau. Namun keberadaannya sangat dibutuhkan oleh seluruh makhluk hidup di muka bumi ini. Mulai dari untuk bernafas bagi manusia dan hewan, proses fotosintesis (pembentukan zat makanan karbohidrat) bagi tumbuhan juga sebagai perlindungan bumi dari sinar matahari dan benda-benda luar angkasa yang jatuh ke bumi.
Ya, lapisan udara atau atmosfir mampu menyaring radiasi ultraviolet yang sangat berbahaya bagi kehidupan di bumi dan juga mampu menghancurkan benda-benda langit yang jatuh ke bumi.
Dengan garis pantai yang sangat panjang, membuat Indonesia memiliki potensi angin yang sangat melimpah. Ya, angin merupakan udara yang bergerak.
Tenaga angin termasuk sumber daya alam yang tak ada habisnya. Untuk itu sangat sayang jika tidak dimanfaatkan keberadaannya. Selama ini tenaga angin di Indonesia sudah dimanfaatkan untuk pembangkit listrik dan untuk menggerakan pompa air.



C. Sumber Daya Alam dan Pertumbuhan Ekonomi

Sumber daya alam merupakan salah satu faktor yang cukup penting dalam bidang
ekonomi. Dalam faktor produksi, kita mengenal ada tiga faktor, yakni modal, tenaga kerja, dan sumber daya alam. Sumber daya alam menjadi faktor penentu terhadap
terciptanya suatu produk. Proses produksi selalu berkaitan dengan ketiga hal tersebut, yakni tenaga kerja, modal, dan sumber daya alam. Jika salah satu faktor hilang, proses produksi suatu barang tidak akan pernah terjadi.
Hal ini dikarenakan ketiga komponen tersebut tidak dapat dipisahkan antara yang satu dengan lainnya. Oleh karena itu, harus ada sebuah pengkajian yang mendalam mengenai masalah tersebut agar proses produksi tidak terhambat. Padangan ekonomi terhadap sumber daya alam merupakan salah satu upaya agar faktor produksi tidak terhenti. Jika faktor produksi terhenti, pemenuhan kebutuhan masyarakat juga bisa terhenti dan berakibat pada tidak terpenuhi kebutuhan masyarakat tersebut.
Dengan begitu dengan sumber daya alam yang berlimpah proses produksi akan semakin lancar dan dapat menghasilkan produk yang lebih beragam guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Sumber daya alam yang berlimpah dan berkualitas akan sangat berpengaruh dalam pertumbuhan ekonomi yang ada.


D. Pemanfaatan Sumber Daya Alam Hayati dan Non Hayati
  1. Sumber Daya Alam Hayati
Sumber daya alam hayati berasal dari hewan (fauna) dan tumbuhan (flora) memiliki banyak manfaat yaitu:
  • Manfaat bidang ekonomi : 
ikan tuna, udang, dan cumi-cumi yang diekspor ke luar negeri dapat menambah devisa negara. Jenis kayu yang dibuat sebagai mebel dan ukiran juga dapat di ekspor. Masyarakat yang menaman tanaman di kebun masing-masing juga dapat menjual kayu untuk menambah penghasila keluarga. Petani juga menanam sayuran dan tanaman palawija untuk kebutuhan keluarga dan di jual sehingga meningkatkan perekonomian.

  • Manfaat bidang lingkungan :
Hutan dapat mengurangi pemanasan global karena mengubah gas karbondioksida sebagai oksigen.



  • Manfaat bidang wisata :
Banyak sekali di Indonesia memiliki wisata hutan dan wisata keindahan hewan laut dan terumbu karang.

  • Manfaat bidang makanan : 
Jenis sayuran dan jenis hewan yang diambil dagingnya bisa memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari.
       2.   Sumber Daya Alam Non Hayati

• Air
Air merupakan salah satu kebutuhan utama makhluk hidup dan bumi sendiri didominasi oleh wilayah perairan. Air  digunakan dalam kehidupan sekari-hari baik manusia, hewan dan tumbuhan.

• Angin
Pada era ini, penggunaan minyak bumi, batu bara, dan berbagai jenis bahan ba- kar  hasil  tambang  mulai  digantikan  dengan  penggunaan energi  yang  dihasilkan oleh angin. Selain sumbernya yang terbaharukan dan  selalu ada, energi yang dihasil kan angin  jauh  lebih  bersih  dari  residu  yang  dihasilkan  oleh bahan bakar lain pada umumnya.

• Tanah
Tanah termasuk salah sumber daya alam nonhayati yang penting untuk menun jang kehidupan manusia, tumbuhan dan hewan. Pertumbuhan tanaman pertanian dan perkebunan secara langsung terkait dengan tingkat kesuburan dan kualitas tanah.

• Hasil tambang
Sumber daya alam hasil penambangan memiliki beragam fungsi bagi kehidupan manusia, seperti bahan dasar infrastruktur, kendaraan bermotor, sumber energi, mau pun sebagai perhiasan.



E. Landasan Kebijaksanaan Pengelolaan SDA

Pemanfaatan SDA secara berlebihan tanpa memperhatikan aspek pelestariannya dapat meningkatkan tekanan-tekanan terhadap kualitas lingkungan hidup yang pada akahirnya akan mengancam swasembada atau kecukupan pangan semua penduduk di Indonesia. Oleh karena peran pemerintah dalam memberikan kebjakan tentang peraturan pengelolaan SDA menjadi hal yang penting sebagai langkah menjaga SDA yang berkelanjutan.
Kebijakan yang di buat oleh pemerintah tidak hanya ditetapkan untuk dilaksanakan masyarakat tanpa pengawasan lebih lanjut dari pemerintah. Pemerintah memiliki peran agar kebijakan tersebut diterapkan sebagaimana mestinya oleh masyarakat. Beberapa arah kebijakan pemerintah dalam pengolahan sumber daya alam:
  • Arah Kebijakan Bidang Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Hidup dalam GHBN 1999 – 2004. 
  • Arah kebijakan dalam pengelolaan sumber daya alam  dalam TAP MPR No. IX/MPR/2001 tentang Pembaruan Agraria dan Pengelolaan Sumber Daya Alam.
  • Parameter Kebijakan PSDA bagi Pembangunan Berkelanjutan.


Maksud dari kebijakan dari diatas adalah:
  • Mewujudkan kebijakan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup terintegrasi, guna mendukung tercapainya pembangunan berkelanjutan, dengan menekankan pada ekonomi hijau.

  • Melakukan koordinasi dan kemitraan dalam rantai nilai proses pembangunan untuk mewujudkan integrasi, sinkronisasi antara ekonomi dan ekologi dalam pembangunan berkelanjutan.

  • Mewujudkan pencegahan kerusakan dan pengendalian pencemaran sumber daya alam dan lingkungan hidup dalam rangka pelestarian fungsi lingkungan hidup.

  • Melaksanakan tatakelola pemerintahan yang baik serta mengembangkan kapasitas kelembagaan dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup secara terintegrasi.

  • Secara umum, sasaran pembangunan yang ingin dicapai adalah mewujudkan perbaikan fungsi lingkungan hidup dan pengelolaan sumberdaya alam yang mengarah pada pengarusutamaan prinsip pembangunan berkelanjutan. Sasaran khusus yang hendak dicapai adalah :

  • Terkendalinya pencemaran dan kerusakan lingkungan sungai, danau, pesisir dan laut, serta air tanah.

  • Terlindunginya kelestarian fungsi lahan, keanekaragaman hayati dan ekosistem hutan.

  • Membaiknya kualitas udara dan pengelolaan sampah serta limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

  • Pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup terintegrasi.   




F. Karakteristik Ekologi Sumber Daya Alam


Ekologi adalah suatu kajian studi terhadap hubungan timbal balik (interaksi) antar organism (antar makhluk hidup) dan antara organism (makhluk hidup) dengan lingkungannya.
Faktor-faktor pembatas ekologis ini perlu diperhitungkan agar pembangunan membawa hasil yang lestari.Hubungan antara pengawetan ekosistem dan perubahan demi pembangunan demi pembangunan ada tiga prinsip yang perlu diperhatikan, yaitu :
  • Kebutuhan untuk memperhatikan kemampuan untuk membuat pilihan penggunaan sumber alam di masa depan.
  • Kenyataan bahwa peningkatan pembangunan pada daerah-daerah pertanian tradisional yang telah terbukti berproduksi baik mempunyai kemungkinan besar untuk memperoleh pengembalian modal yang lebih besar dibanding daerah yang baru.
  • Kenyataan bahwa penyelamatan masyarakat biotis dan sumber alam yang khas merupakan langkah pertama yang logis dalam pembangunan daerah baru, dengan alasan bahwa sumber alam tersebut tak dapat digantikan dalam arti pemenuhan kebutuhan dan aspirasi manusia, dan kontribusi jangka panjang terhadap pemantapan dan produktivitas daerah (Dasmann, 1973)

Seperti pernyataan diatas, Sumber daya alam ini adalah energi yang sifatnya tidak dapat digantikan. Proses penggantian ini membutuhkan waktu yang sangat lama. Hampir setiap waktu sumber daya alam ini tidak dapat terlepas dari kehidupan manusia. Beberapa sampel yang bisa kita lihat bahwa sember daya alam ini tak bisa lepas dari kehidupan kita sehari-hari.



G. Daya Dukung Lingkungan

Lingkungan tidak dapat mendukung jumlah kehidupan yang tanpa batas. Kemampuan lingkungan untuk mendukung kehidupan yang ada didalamnya disebut daya dukung lingkungan. Sehubungan dengan daya dukung lingkungan, maka dunia tidak dapat menyangga jumlah manusia yang tanpa batas, apabila daya dukung lingkungan itu terlampui maka manusia akan mengalami berbagai kesulitan.
Daya dukung lingkungan ditentukan oleh banyak factor, baik faktor biofisik maupun social – budaya – ekonomi. Faktor itu saling dipengaruhi.
Faktor biofisik penting, Karena menentukan daya dukung lingkungan ialah proses ekologi yang merupakan system pendukung kehidupan dan keanekaan jenis yang merupakan sumberdaya gen, misalnya hutan adalah salah satu faktor ekologi dalam system pendukung kehidupan. Hutan melakukan proses fotosintesis yang menghasilkan oksigen yang kita perlukan untuk pernapasan kita.
Faktor sosial buda juga mampunyai peranan yang sangat penting, bahkan menentukan daya dukung lingkungan, sebab akhirnya manusialah yang menentukan apakah pembanguanan akan berjalan terus atau terhenti.



H. Keterbatasan Kemapuan Manusia Dalam Menangani Lingkungan

Manusia sebagai pengolah sumber daya alam dituntut semaksimal mungkin untuk mengolah sumber daya alam. Kebutuhan akan hasil sumber daya alam kian meningkat setiap harinya. Namun alam juga memiliki keterbatasannya dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia yang semakin bertambah.
Sumber daya alam memang berlimpah di bumi. Segala macam sumber daya tersedia. Tetapi Manusia keterbatasan dalam mengolah setiap sumber daya alam yang ada. Terutama mengatasi dampak yang dihasilkan karena kegiatan eksploitasi sumber daya alam yang ada. Kebutuhan yang semakin meningkat memaksa manusia untuk berfokus mengatasi keterbasan dalam pengolahan sumber daya alam. Disini alam pun dipaksa untuk lebih di eksploitasi oleh manusia. 

Keterbatasaan manusia untuk memaksimalkan sumber daya alam sebenarnya lebih mudah ditangani. Hal yang sering sulit diangani oleh manusia adalah keterbatasan dalam menangani masalah yang timbul akibat ekploitasi sumber daya alam. Banyak manusia yang hanya mencari cara untuk memaksimalkan penggunaan sumber daya alam,namun tidak memikirkan efek dan penganganan yang akan terjadi akibat eksploitasi sumber daya alam. Sumber daya alam pasti memiliki keterbatasan. Dan saat alam sudah mencapai batasnya akan lebih sulit bagi kita manusia untuk menangani masalah itu dibanding dengan kita mengeksploitasi sumber daya alam tersebut.

Asas Pengetahuan Lingkungan

Asas Pengetahuan Lingkungan



A. Pengertian Ekologi dan Lingkungan Secara Umum

Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Berasal dari kata Yunani oikos ("habitat") dan logos ("ilmu"). Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Istilah ekologi pertama kali dikemukakan oleh Ernst Haeckel (1834 - 1914). Dalam ekologi, makhluk hidup dipelajari sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungannya.

Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik. Faktor abiotik antara lain suhu, air, kelembaban, cahaya, dan topografi, sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba. Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling memengaruhi dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan kesatuan.
Ilmu lingkungan adalah bidang akademik multidisipliner yang mengintegrasikan ilmu fisika, biologi, kimia, ekologi, ilmu tanah, geologi, sains atmosfer, dan geografi untuk mempelajari lingkungan, dan solusi dari permasalahan lingkungan. Ilmu lingkungan menyediakan pendekatan interdisipliner yang terintegrasi dan kuantitatif untuk mempelajari sistem lingkungan.

Bidang terkait untuk dipelajari yaitu pembelajaran lingkungan dan teknik lingkungan. Pembelajaran lingkungan menggabungkan berbagai ilmu sosial untuk memahami hubungan antar manusia, persepsi, dan kebijakan mengenai lingkungan. Teknik lingkungan fokus pada desain dan teknologi untuk meningkatkan kualitas lingkungan di berbagai aspek.

B. Pengertian Ekologi dan Lingkungan Menurut Para Ahli

  1. Pengertian Ekologi 
Berikut adalah beberapa pengertian Ekologi menurut para ahli.

  • C. Elton
“Ekologi adalah suatu ilmu yang mengkaji sejarah alam atau juga perkehidupan alam (natural history) dengan secara ilmiah.”

  • Krebs
“Ekologi adalah ilmu pengetahuan yang mengkaji interaksi-interaksi yang menentukan penyebaran dan kemelimpahan organisme.” 

  • Ernest Haeckle
“Ekologi adalah ilmu yang mempelajari seluk beluk ekonomi alam,suatu kajian hubungan anorganik serta lingkungan organik di sekitarnya.”

  • Miller
“Ekologi adalah ilmu tentang hubungan timbal balik antara organisme dan sesamanya serta dengan lingkungan tempat tinggalnya.”

  • Eugene P. Odum
“Ekologi adalah kajian terstruktur dan fungsi alam tentang struktur dan interaksi antara sesama organisme dan lingkungannya.”

       2.    Pengertian Ilmu Lingkungan

Berikut adalah beberapa pengertian Ilmu Lingkungan menurut para ahli.

  • Otto Soemarwoto
“Lingkungan hidup adalah jumlah semua benda dan kondisi yang ada dalam ruang yang kita tempati  yang mempengaruhi kehidupan kita.”

  • S.J McNaughton & Larry L. Wolf
“Lingkungan hidup adalah semua faktor ekstrenal yang bersifat biologis dan fisika yang langsung mempengarui kehidupan, pertumbuhan, perkembangan dan reproduksi organisme.”

  • Michael Allaby
“Lingkungan hidup diartikan sebagai: the physical, chemical and biotic condition surrounding and organism.”


  • Munadjat Danusaputro
“Lingkungan hidup sebagai semua benda dan kondisi, termasuk di dalamnya manusia dan tingkah perbuatannya, yang terdapat dalam ruang tempat manusia berada dan mempengaruhi hidup serta kesejahteraan manusia dan jasad hidup lainnya.”


C. Perbedaan Ekologi dan Ilmu Lingkungan

Ilmu lingkungan adalah ilmu yang mempelajari tentang kedudukan manusia yang pantas dilingkungannya. Sedangkan ekologi adalah ilmu yg mempelajari tentang interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antar makhluk hidup dengan lingkunganya. Perbedaannya terletak pada misi untuk mencari pengetahuan menyeluruh tentang alam & dampak perlakuan manusia terhadap lingkungannya, guna menimbulkan kesadaran dan tanggung jawab dalam pengelolaan lingkungan.
Perbedaan utama antara ekologi dan ilmu lingkungan yaitu ilmu lingkungan merupakan bidang yang lebih menyeluruh yang menggabungkan banyak unsur ilmu bumi dan kehidupan untuk memahami berbagai proses alam. Ekologi, di sisi lain, biasanya lebih difokuskan pada bagaimana organisme berinteraksi satu sama lain dan dengan lingkungan sekitarnya mereka. 


D. Asas-Asas Pengetahuan Lingkungan.

Beberapa asas yang ada pada pengetahuan lingkungan :

ASAS 1 menyatakan bahwa semua energi yang memasuki sebuah organisme, populasi, atau ekosistem yang dianggap sebagai energi tersimpan atau terlepaskan. Energi dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lain, serta tidak dapat hilang, dihancurkan, maupun diciptakan.

ASAS 2 menyatakan bahwa tidak ada sistem perubahan energi sangat efisien. Misalnya pada Hukum Termodinamika II yaitu "Semua sistem biologi kurang efisien, kecenderungan umum, energi berdegradasi ke dalam bentuk panas yang tidak balik dan beradiasi menuju angkasa."

ASAS 3 menyatakan bahwa materi, energi, ruang, waktu dan keanekaragaman, semuanya termasuk pada sumber alam.

ASAS 4 menyatakan bahwa semua kategori sumber alam, jika pengadaannya telah maksimal, pengaruh unit kenaikannya sering menurun dengan penambahan sumber alam sampai ke tingkat maksimum.

ASAS 5 menyatakan bahwa terdapat dua jenis sumber alam, yaitu sumber alam yang pengadaannya dapat merangsang penggunaan, dan tidak mempunyai daya rangsang penggunaan.

ASAS 6 menyatakan bahwa Individu dan spesies yang mempunyai lebih banyak keturunan daripada saingannya, cenderung akan berhasil mengalahkan saingannya tersebut.

ASAS 7 menyatakan bahwa kemantapan pada keanekaragaman suatu komunitas lebih tinggi di alam lingkungan yang mudah diramal.

ASAS 8 menyatakan bahwa sebuah habitat dapat jenuh atau tidak oleh keanekaragaman takson. Hal tersebut bergantung kepada bagaimana nicia dalam lingkungan hidup dapat memisahkan takson.

ASAS 9 menyatakan bahwa keanekaragaman komunitas apa saja sebanding dengan biomasa dibagi produktivitasnya. Terdapat hubungan antara biomasa, aliran energi, dan keanekaragaman dalam suatu sistem biologi.

ASAS 10 menyatakan bahwa lingkungan yang stabil perbandingan antara biomasa dengan produktivitas dalam perjalanan waktu naik mencapai sebuah asimtot. Sistem biologi menjalani evoluasi yang mengarah pada peningkatan efisiensi penggunaan energi pada lingkungan fisik yang stabil.

ASAS 11 menyatakan bahwa sistem yang telah mantap mengeksploitasi sistem yang belum mantap. Contohnya seperti pada hama tikus, serangga dari hutan rawa menyerang tanaman pertanian dilahan transmigran.

ASAS 12 menyatakan bahwa kesempurnaan adaptasi suatu sifat atau tabiat tergantung kepada kepentingan relatifnya pada keadaan lingkungan.

ASAS 13 menyatakan bahwa ingkungan yang secara fisik telah mantap memungkinkan terjadinya penimbunan keanekaragaman biologi pada ekosistem yang mantap, serta kemudian dapat menggalakkan kemantapan populasi lebih jauh.


ASAS 14 menyatakan bahwa derajat pola keteraturan naik-turunnya populasi tergantung kepada jumlah keturunan dalam sejarah populasi sebelumnya yang akan mempengaruhi populasi tersebut.

Rabu, 15 Juni 2016

Kemudahan Berbelanja Masa Kini




Berbelanja merupakan kegiatan yang tidak akan lepas dari keseharian seluruh manusia yang ada di bumi ini. Berbelanja merupakan kegiatan jual beli yang memang sejak dulu sudah ada. Sejak zaman belum ditemukannya uang pun manusia sudah melakukan kegiatan jual beli. Pada masa itu kegiatan jual beli atau berbelanja dilakukan dengan cara barter. Barter sendiri merupakan salah satu bentuk paling awal dari perdagangan. Sejarah barter dapat ditelusuri kembali hingga tahun 6000 SM. Diyakini bahwa sistem barter diperkenalkan oleh suku-suku Mesopotamia. Sistem perdagangan barter dilakukan dengan cara tukar - menukar barang tanpa adanya perantara uang. Salah satu barang yang dahulu sangat populer sebagai alat tukar - menukar adalah garam. Bahkan menurut suatu sumber mengatakan bahwa dahulu tentara romawi menerima gaji berupa garam. 

Ya itu merupakan salah satu cara yang dilakukan manusia dalam hal berbelanja atau jual-beli pada beberapa ratus bahkan ribu tahun yang lalu. Tapi sekarang di zaman modern ini kita sudah tidak lagi menggunakan sistem seperti itu,karena dirasa tidak efektif. Mungkin di beberapa daerah yang masih kurang berkembang atau pedalaman masih ada yang melakukan barter. Salah satunya di perbatasan Alor dan Dili di NTT, Indonesia. Namun di kota-kota yang sudah modern sistem barter sudah bisa dikatakan tidak ada. Beruntung kita sudah tidak menggunakan sistem barter lagi. Bayangkan saja kita sistem barter masih menjadi sistem jual-beli yang utama di zaman modern ini. Mungkin kemana-mana kita akan membawa banyak barang sebagai alat tukar-menukar, yang mana hal itu dipastikan akan sangat merepotkan keseharian kita. Misalnya saja kita hendak membeli perangkat elektronik yang harganya cukup mahal dengan sistem barter, bisa saja kita memerlukan satu ekor hewan ternak untuk membayarnya. Akan amat sangat merepotkan berbelanja dengan sistem seperti itu.

Berbeda dengan beberapa ribu tahun lalu, sekarang berbelanja dapat dilakukan dengan berbagai macam cara yang lebih mudah. Kita hanya perlu pergi ke satu toko dan menemukan semua keperluan sehari hari kita. Bahkan dalam melakukan pembayaran sekarang hanya dengan satu kartu sudah bisa digunakan untuk banyak pembayaran. Cara lain kemudahan berbelanja di era ini yaitu dengan delivery. Hanya dengan memesan lewat telepon barang atau makanan yang kita pesan pun bisa langsung diantar hinggan kedepan pintu rumah. Barang yang kita pesan juga bisa diantar dari luar kota maupun luar negeri. Dengan majunya teknologi di masa sekarang kegiatan jual-beli pun menjadi lebih mudah,beragam,dan luas. 

Dan di era digital ini munculah cara berbelanja baru lagi, yaitu online shopping. Online shopping atau belanja online merupakan cara pembelian barang atau jasa yang dilakukan dengan menggunakan media internet. Perkembangan online shopping berawal dari majunya teknologi komputer dan telekomunikasi yang pada akhirnya mendorong perkembangan teknologi internet. Seiring berjalannya waktu internet bukan hanya menjadi media untuk mencari informasi. Namun para pengguna internet juga menggunakannya sebagai media pemasaran dan penjualan dalam bidang bisnis. Hal ini dilakukan para pebisnis karena internet dinilai efektif jika digunakan dalam pemasaran dan penjualan. Lewat internet para pembeli bisa bertemu langsung secara digital tanpa ada batasan meskipun pembeli dan penjual berbeda wilayah. Pembeli pun dapat dengan mudahnya mencari barang atau jasa yang dibutuhkannya dan bertemu dengan penjualnya. Pemasaran dapat dilakukan dengan sangat luas dengan menggunakan internet. Seperti yang kita ketahui dengan kemajuan teknologi seperti sekarang ini kita tidak akan kesulitan dalam mengakses internet. Segala usia dan kalangan sekarang dapat dengan mudahnya mengakses internet. 

Menurut situs wearesocial.com pengguna internet aktif di seluruh dunia pada awal 2016 mencapai 3,419  milliar pengguna. Dan pertumbuhan dari awal tahun 2015 ke awal tahun 2016 mencapai angka 10% untuk pengguna internet di seluruh dunia. Begitu besarnya pengguna internet di masa ini,sehingga pasar yang tercipta untuk para pebisnis di internet pun semakin luas. Di Indonesia saja dari data yang di dapat dari wearesocial.com pengguna internet di indonesia pada awal tahun 2016 mencapai 88.1 juta orang sebagai pengguna aktif internet. Dari total populasi 259 juta jiwa sudah ada sekitar 34% yang merupakan pengguna internet di indonesia. Rata - rata orang indonesia menghabiskan waktu dalam penggunaan internet dengan PC atau Tablet sebanyak  4 jam 42 menit dan dengan ponsel sebanyak 3 jam 33 menit dalam sehari. Begitu pesatnya peningkatan yang terjadi setiap tahunnya pengguna internet di indonesia. Hal ini didukung oleh pesatnya kemajuan teknologi internet yang semakin mudah di akses. Internet di indonesia sudah menjadi hal yang umum sekarang. Kita bisa lihat di kehidupan sehari hari kita sudah hampir seluruh orang memiliki ponsel yang dapat mengakses internet. Penggunanya yang semakin meningkat dari hari ke hari itu lah membuat internet menjadi media bisnis yang menjanjikan bagi para pebisnis. Dan juga sebagai sarana mencari berbagai macam barang atau jasa dengan mudah bagi para penggunanya.

Online shopping itu sendiri memiliki sejarah yang cukup panjang mengikuti perkembangan teknologi internet dari masa ke masa. Pada tahun 1995 munculah satu toko buku online yang di dirikan oleh Jeff Bezos yang diberi nama amazon.com dan terus berkembang hingga saat ini. Pada tahun 1996 Pierre Omidyar mendirikan situs ebay.com yang sekarang menjadi salah satu situs jual-beli online terbesar hingga saat ini. Dari tahun ke tahun pun online shop di dunia mulai banyak bermunculan dengan inovasi yang bermacam - macam. Berkembangnya online shopping di dunia tidak lepas dari perkembangan teknologi internet yang selama ini terus menerus berkembang tanpa henti hentinya. 

Di indonesia sendiri online shopping mulai populer sejak tahun 2006 dimana baru mulai ramainya warung internet sebagai sarana untuk mengakses internet. Dan pada tahun 2008 masuk lah sebuah situs jejaring sosial Facebook ke dalam dunia internet dan munculnya smartphone blacberry ke indonesia. Ramainnya pengguna facebook di indonesia juga memancing tumbuhnya online shop yang menggunakan media Facebook sebagai wadahnya. Dari situ mulai lah banyak berbagai macam online shop tumbuh. Selain itu smartphone blackberry muncul memberikan sebuah aplikasi chatting yang membuat penggunanya bisa merasakan sebuah aplikasi yang membuat penggunanya selalu terkoneksi satu sama lain. Yang pada akhirnya juga di manfaatkan sebagai media online shop oleh para pebisnis. Dari situ mulai banyak pengguna internet dan smartphone yang merasakan awal kemudahan dalam berberlanja online. Sifat konsumtif masyarakat Indonesia juga membantu mendorong lajunya perkembangan online shop di indonesia. Sejak saat itu perlahan-lahan kebiasaan berbelanja online mulai berkembang di Indonesia. Masyarakat Indonesia dengan mudah menerima kemudahan yang di dapat dari online shopping.

Seperti yang kita ketahui hingga saat ini pun online shopping di Indonesia masih terus berkembang. Penyebab yang paling terlihat adalah karena beberapa tahun belakangan ini smartphone semakin mudah dijangkau oleh seluruh kalangan masyaraka Indonesia. Hal itu menyebabkan pertumbuhan yang saat besar pada banyaknya pengguna internet. Dan tentu saja kesempatan ini juga tidak dilewatkan masyarakat Indonesia sebagai media bisnis. Dari situ muncul lah berbagai inovasi online shop di indonesia. Berikut ini adalah beberapa online shop populer di indonesia  :

1. Kaskus
Kaskus sebenarnya adalah sebuah forum online. Tapi situs ini kemudian berkembang menjadi salah satu platform e-commerce terbesar di Indonesia. Untuk berjualan di situs Kaskus, kamu harus memasang deskripsi dan foto dari barang yang kamu jual di Forum Jual Beli Kaskus.
Baru-baru ini Kaskus meluncurkan layanan Saldo BranKas, penyempurnaan dari layanan rekening bersama (rekber) yang sebenarnya telah lama berjalan di Forum Jual Beli Kaskus. Dengan layanan ini, uang yang dikirimkan seorang pembeli akan disimpan dulu oleh pihak Kaskus. Apabila pembeli telah mendapatkan barang yang dikirimkan penjual, barulah Kaskus akan meneruskan uang tersebut kepada si penjual.

2. Lazada
Lazada merupakan situs e-commerce yang diluncurkan, diinkubasi, dan mendapat pendanaan dari Rocket Internet, sebuah perusahaan e-commerce asal Jerman. Lazada merupakan startup dengan nilai pendanaan yang terbesar di Asia Tenggara.
Empat tahun beroperasi di Indonesia, Lazada telah berkembang menjadi pelaku e-commerce B2C terbesar di Indonesia. Basis pengguna Lazada Group di Asia Tenggara tercatat sebanyak 5,3 juta di penghujung kuartal pertama tahun 2015.

3.  Traveloka
Traveloka merupakan situs penjualan tiket pesawat dan kamar hotel yang didirikan pada tahun 2012. Sejak beroperasi, Traveloka telah mendapat dua kali pendanaan dengan jumlah yang tidak disebutkan. Pada bulan November 2014, Traveloka mengklaim kalau mereka memperoleh sekitar 250.000 kunjungan setiap harinya.

Itu adalah beberapa contoh situs jual-beli di Indonesia yang di kutip dari id.techinasia.com

Contoh diatas hanya sebagian penyedia layanan e-commerce di Indonesia yang memberikan banyak kemudahan berbelanja pada penggunanya. Jika beratus - ratus tahun yang lalu kita masih menggunakan barter sebagai sistem perdagangan sekarang kita sudah memakai media yang serba digital. Dengan sudah banyak tersedianya penyedia layanan e-commerce kita sudah tidak usah repot - repot lagi berbelanja seperti beberapa belas tahun yang lalu. Hanya dengan smartphone saja kita sudah bisa mencari barang atau jasa yang kita butuhkan. Atau kita ingin membeli barang yang hanya ada diluar negeri kita sekarang bisa dengan mudah membelinya tanpa harus berpergian. Dulu mungkin kita perlu berlama-lama mengantri di loket untuk membeli tiket kereta, namun sekarang kita bisa membelinya lewat aplikasi yang tersedia di smartphone. 

Secara tidak langsung kebudayan berbelanja secara konvensional mulai tergantikan. Masyarakat yang biasanya berbelanja secara langsung mengunjungi tokonya mulai berkurang.. Masyarakat secara perlahan-lahan mulai menikmati mudahnya berbelanja secara online. Masyarakat indonesia mulai terbiasa dengan hal-hal praktis yang timbul dari kemajuan teknologi yang ada seperti halnya berbelanja online. Dalam membeli suatu barang pun orang-orang menjadi lebih selektif. Karena sekarang dapat dengan mudahnya mendapat informasi mengenai barang atau jasa yang akan dibeli,seperti harga,kualitas, maupun testimonial pembeli lain. Sifat konsumtif para penggunanya juga bisa menjadi meningkat karena dapat dengan mudahnya mendapat tawaran-tawaran yang diberikan penjual dalam online shop. 
Namun jangan karena terlena dengan kemudahan yang diberikan  juga jadi terlupa akan keamanan dan kebenaran barang yang akan di beli. Dengan teknologi yang kian semakin berkembang tidak sedikit juga orang yang menyalahgunakannya untuk mencari keuntungan sepihak. Banyak juga penjual yang mencoba menipu pembelinya dengan berbagai macam cara. Jika ingin berbelanja melalui e-commerce atau online shop yang ada di sosial media pembeli harus lebih berhati-hati memilih penjual.










REFERENSI :